melihat lumba-lumba di pantai lovina bali

Pagi itu cerah dan tidak ada tanda-tanda awan. Sekarang kaki telah menetapkan bumi di desa Tanah Kalibukbuk, Singaraja Kabupaten, Provinsi Bali, setelah bepergian menggunakan sepeda motor dari Kuta, Badung sekitar 4 jam.


Saatnya untuk menjelajahi hamparan indah laut. Kali ini petualangan ala backpacker saya dengan salah satu teman saya dari Jakarta adalah tujuan Pantai Lovina atau cukup populer sebagai pantai. Well, karena di Lovina laut kita dapat melihat koleksi lumba-lumba menggemaskan dengan mata telanjang.
Kami tiba di Lovina sudah dekat gelap, segera bergegas ke Lovina dermaga untuk menangkap keindahan laut Lovina. Kemudian kami terus mencari hotel di sekitar pantai. Cukup banyak hotel atau penginapan di Lovina. Harga mulai Rp 300.000 per malam. Jika keduanya akan lebih efisien, bukanlah itu?
Kehidupan malam di Pantai Lovina cukup ramai meskipun sudah tidak seramai di Pantai Kuta. Pantai ini di 12 atmosfer ini cukup tenang. Wisatawan lebih ramai di kafe-kafe dari larut malam. Kami memutuskan untuk mengakhiri kegiatan malam itu dengan menginap di Hotel Astina yang hanya 100 meter dari pantai. Mempersiapkan energi untuk besok menelusuri laut Lovina.

Pagi tiba dan tepat pada 05.30 WITA. Panduan yang juga pemilik perahu kecil mengetuk di pintu ruang untuk mengundang para tamu berkumpul di pantai. Alasannya, untuk melihat lumba-lumba harus pagi-pagi, jika tidak hilang saat untuk melihat lumba-lumba.
Sewa satu perahu Rp 60.000 per orang dan maksimum 4 orang hanya dalam perahu karena perahu tidak terlalu besar. Lengkap juga jika tidak snorkeling di laut Lovina, tidak terlalu cukup mahal untuk membayar Rp 60.000 juga Penyewaan Peralatan snorkeling.
Untuk melihat atraksi lumba-lumba di laut lepas Lovina akan menghabiskan sekitar 2 jam mulai jam 6:00-8:00. Jika terlalu terang, lumba-lumba akan biasanya meninggalkan lokasi mana mereka biasanya menunjukkan bentuk untuk perjalanan. Ratusan lumba-lumba dapat melihat lebih banyak, mulai dari anak-anak kecil hingga orang tua besar.
Sebelum menonton lumba-lumba di laut terbuka, kami diperlakukan dengan sangat bagus sunrise (matahari terbit) di Lovina. Matahari perlahan-lahan terbit bersinar di alam yang sangat indah di Bali. Saya juga punya waktu untuk menangkap matahari terbit di Lovina.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s